Minggu, 19 Desember 2010

Kesengsem ‘Si Hitam’ Komplit Nan Tangguh, W810i


Sony Ericsson W810i
Postingan ini bercerita tentang ponsel kesayangan saya yang sudah hampir 3 tahun setia menemani saya dalam berkomunikasi hingga saat ini, Sony Ericsson W810i. Meski sudah dirilis di awal tahun 2006, tapi ponsel tersebut (yang termasuk salah satu nenek moyang Walkman Phone dari Sony Ericsson ) baru berada di genggaman saya sejak 9 Maret 2008.

Pertimbangannya adalah selain harganya yang sudah terjangkau (kantong saya) dibanding harga saat launching, saat itu saya memang sedang ngebet untuk punya ponsel baru. Dan, ada perjuangan panjang yang mewarnai hadirnya ‘si hitam’ (sebutan saya untuk W810i sesuai dengan warna kepunyaan saya) dalam hidup saya. *lebay.com*

Awal ketertarikan saya pada ponsel dengan genre walkman ini adalah saat melihat-lihat daftar harga handphone di sebuah tabloid ponsel karena ada niat untuk memiliki ponsel baru di awal 2008. Setelah membandingkan fitur-fitur yang ada (pastinya harga juga), saya terpikat pada ponsel Sony Ericsson yang berkode W810i. manthab

Sebenarnya tipe ini bukan satu-satunya opsi saat itu. Tipe lain yang memikat saya adalah SE W610i dan SE K750i, karena ketiganya memiliki fitur yang berimbang dan harga yang relatif sama. Tapi, setelah menimbang-nimbang fitur dan harga, akhirnya saya putuskan untuk membeli SE W810i salah satunya karena fitur Walkman dan bentuknya yang elegan.

Gayung pun bersambut. Ibu saya memberi respon positif dengan memberi subsidi berupa dana segar untuk membeli ponsel baru (alhamdulillah ). Tanpa berlama-lama, saat sedang liburan di Jakarta, saya segera hunting SE W810i ke pusat ponsel di Roxy Mas. Sekadar info, rumah saya memang berada di Jakarta, tapi kuliah di Surabaya.

Tapi sayang, karena ‘si hitam’ sudah beredar di pasaran 2 tahun lebih, sulit sekali untuk menemukan toko yang masih menjual ponsel idaman saya ini dalam kondisi baru alias BNIB (brand new in box). Dari toko ke toko yang saya dapatkan hanya jawaban, “Sudah discontinue, Mas!”, “Kosong, Mas!” atau “Cuma ada yang sekon” yang intinya mengatakan kalau ponsel yang saya cari tidak ada yang dalam kondisi baru.  

Akhirnya, agar tidak pulang dengan tangan hampa, saya sempatkan untuk mampir ke toko yang khusus menjual aksesoris ponsel dan membeli satu screen guard untuk ‘si hitam’, padahal ponselnya sendiri belum saya temukan hari itu (antara nekat dan PD sih.. he..he..). Hal itu saya lakukan karena masih optimis bisa menemukan W810i yang masih gres di tempat lain. Saya berpikir ‘perjuangan’ belum usai. doa

Esok harinya, saya mulai browsing di internet untuk mencari info toko-toko ponsel online yang sekiranya masih menjual ‘si hitam’. Selain itu, saya juga menelepon toko-toko handphone yang menjadi distributor resmi dari ponsel Sony Ericsson di berbagai lokasi, bahkan saya juga mencari hingga ke daerah Depok, tapi hasilnya tetap nihil. Ponsel SE W810i yang baru tidak saya temukan, hanya bersisa yang sekon saja. Akhirnya, saya urungkan niat untuk memiliki ponsel ini.  

Tapi, selang beberapa hari saat liburan berakhir dan saya kembali ke Surabaya, tak disangka ketika iseng berkunjung ke salah satu pusat ponsel di sana (World Trade Center), saya menemukan W810i tercantum dalam daftar harga ponsel yang dijual di salah satu konter resmi Sony Ericsson. Saya katakan hanya iseng, karena berpikir kalau di Jakarta saja sudah tidak ada (yang baru), kemungkinan besar di daerah lain pun sudah tak tersedia.

kardus SE W810i
Segera saja saya tanyakan ke petugas yang berjaga di situ. Dan, ternyata ponsel yang sudah saya cari-cari itu memang tersedia dalam kondisi limited edition dan hanya ada yang warna hitam. Mendengar itu, jelas saya senang sekali, karena selain ponsel incaran saya tersebut masih ada yang baru, juga warna yang tersedia adalah warna hitam, pilihan warna yang lebih saya suka dibanding varian warna lainnya yang berwarna putih. Kemudian tanpa pikir panjang (saking ngebetnya), akhirnya ponsel idaman, W810i, berpindah tangan ke genggaman saya.. Horee.. Alhamdulillah..  

Begitu sampai di rumah (kontrakan di Surabaya), saya segera ‘melahap’ buku petunjuknya agar bisa mengoptimalisasi fitur-fitur kerennya. Fitur-fitur di ponsel ini benar-benar memuaskan dan komplit. Mulai dari kamera 2 megapikselnya yang disertai autofokus + lampu LED, suaranya yang nyaring, dentuman megabass dari handsfree-nya yang mantap, bluetooth, inframerah, radio FM, menu khusus Walkman, slot memory stick Pro Duo, dll. Apalagi ada bonus memory card berkapasitas 512 MB.  

Kalo saya tidak salah, ponsel ini pernah dinobatkan oleh salah satu media sebagai ponsel Value for Money karena harganya yang sebanding dengan fitur-fiturnya yang lengkap dan performa prima atau dengan kata lain gak akan rugi memiliki ponsel ini.  

foto pertama di konter SE
Selama sekitar dua tahun setengah, ponsel ini sudah menjadi saksi beragam hal yang terjadi dalam kehidupan saya. Ada banyak momen yang saya abadikan menggunakan kamera di ponsel ini. Saya juga mendapat hiburan yang lengkap dari fitur Walkman, radio FM atau games dan aplikasinya yang dapat ditambah kapan saja.

Ditambah lagi ponsel ini cukup tangguh meskipun beberapa kali pernah ‘terlepas’ dari pegangan saya (baca: jatuh) namun kinerjanya tetap baik. Malah ada ‘tanda goresan’ di bagian bawahnya akibat saya pernah terjatuh saat membonceng sepeda motor sambil memegang ‘si hitam’ (jangan ditiru ya.. ). Bahkan, saat terjadi booming situs jejaring sosial macam facebook atau twitter pun, ponsel ini tetap dapat diandalkan meski hanya ‘bermodal’ sinyal EDGE.

Mungkin benar kata pepatah bahwa cinta pertama gak pernah mati. Sejak kepincut tampilannya, hingga sekarang ‘si hitam’ menjadi sahabat terdekat yang selalu menemani dan mewarnai keseharian saya. I love you so much, SE W810i. Semoga kamu tetap setia menemaniku menjalani hari.  

Setidaknya untuk saat ini bisa saya katakan, mengutip lagu dari Kahitna, 
love_cewekHanyalah dirimu 
Mampu membuatku jatuh dan mencinta 
Kau bukan hanya sekedar indah 
Kau tak akan terganti..

Selasa, 13 April 2010

HIMAFORSTA Kader Informasi Berkualitas, Benarkah?

HIMAFORSTA untuk pertama kalinya mengadakan lomba tentang SEO (Search Engine Optimizations) dengan tema dan kata kunci HIMAFORSTA Kader Informasi Berkualitas. Lomba ini berlangsung selama satu bulan, terhitung sejak tanggal 10 April – 10 Mei 2010 pukul 00:00 WIB.

Beralih pada tema dan kata kunci lomba yang telah ditetapkan panitia, yakni HIMAFORSTA Kader Informasi Berkualitas, muncul pertanyaan pada diri saya. Apakah tema tadi (HIMAFORSTA Kader Informasi Berkualitas) merupakan pilihan yang tepat dan sudah sesuai dengan tata bahasa Indonesia yang baik dan benar?

Karena sepanjang yang saya tahu (CMIIW), kata ‘kader’ selalu merujuk pada orang. Sedangkan kata ‘kader’ pada tema “HIMAFORSTA Kader Informasi Berkualitas” merujuk pada sebuah lembaga atau organisasi yang dalam hal ini diwakili oleh HIMAFORSTA (Himpunan Mahasiswa Informasi dan Perpustakaan).

Menurut kateglo, kata ‘kader’ merupakan kata benda yang berarti:
1. perwira atau bintara dalam ketentaraan;
2. orang yang diharapkan akan memegang peran yang penting dalam pemerintahan, partai, dsb.
Berdasarkan definisi di atas, jelas disebutkan bahwa kata ‘kader’ berkaitan dengan orang, sehingga menurut saya tema “HIMAFORSTA Kader Informasi Berkualitas Kader Informasi Berkualitas” sedikit keliru dalam tata bahasanya.

Lalu, kira-kira apa kalimat yang lebih tepat? Saya merasa tema “HIMAFORSTA Kader Informasi Berkualitas” perlu disisipkan satu kata setelah kata "HIMAFORSTA", yaitu ‘pencetak’, sehingga akan menjadi HIMAFORSTA Pencetak Kader Informasi Berkualitas. Atau mungkin ada pendapat lainnya?

Bagaimanapun, saya salut kepada teman-teman yang telah membuat ide lomba ini dalam rangka memperluas publikasi jurusan kita di dunia maya. Semoga ke depannya jurusan kita bisa mendapat penghargaan yang lebih, khususnya dari orang-orang yang berkecimpung di dalamnya a.k.a kita sendiri sebagai mahasiswa Ilmu Informasi dan Perpustakaan.

Begitu pula dengan HIMAFORSTA, semoga makin kreatif dan inovatif dalam membuat acara-acara lainnya di masa depan dan bisa menjadi wadah pemberi bekal yang cukup pada mahasiswa IIP agar harapan menjadi (Pencetak) Kader Informasi Berkualitas bisa terwujud.

Mungkin itu saja koreksi dari saya. Mohon maaf jika pembahasan artikel ini melenceng dari ketetapan panitia. Dan akhirnya saya juga minta maaf jika ada kesalahan, karena kita semua masih dalam tahap belajar... ^_^

Kamis, 25 Maret 2010

Makan Coklat Bantu Ringankan Rasa Sakit

LONDON - Coklat selain dikenal karena rasanya yang lezat juga sering disebut-sebut memiliki khasiat bagi kesehatan tubuh dan dapat membantu seseorang menjadi rileks.

Hasil studi terbaru mengenai coklat yang diterbitkan melalui Journal of Neuroscience menyebutkan, mengonsumsi coklat dapat membantu mengurangi rasa sakit.

Para peneliti dari University of Chicago mengadakan uji coba pada seekor tikus dan mereka percaya, efek yang sama dapat terjadi pada manusia.

"Ini merupakan efek yang sangat kuat, namun ini bukan soal rasa lapar atau selera makan," kata profesor ahli neurobiology Peggy Mason seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (14/10/2009).

"Ibaratnya, jika tersedia begitu banyak makanan lezat di depan mata, kemungkinan besar Anda tidak akan berhenti untuk melahapnya, apapun alasannya," katanya.

Dalam eksperimen yang dilakukan Mason dan timnya, mereka memberikan coklat chip pada tikus-tikus tersebut. Sementara itu, bagian bawah kandang mereka dilengkapi dengan sebuah bola lampu.

Dalam keadaaan normal, suhu panas dari cahaya bola lampu akan menyebabkan tikus menggerak-gerakkan cakarnya menahan rasa sakit akibat panas.

Namun saat hewan pengerat itu memakan coklat, respon mereka terhadap rasa sakit yang diakibatkan dari suhu panas terlihat berkurang.

Mereka nampak tenang dan tidak lagi gelisah menggerak-gerakkan cakar mereka seperti pada saat mereka belum diberi coklat. Mereka justru malah asyik menghabiskan coklat yang ada.

Mason kemudian menemukan bahwa memakan coklat rupanya menstimulasi sistem pada otak yang mengontrol respons alam bawah sadar, termasuk menolerir rasa sakit.

Sumber: Makan Coklat Bantu Ringankan Rasa Sakit

Rabu, 17 Maret 2010

Perlunya Menjaga Fatsun Berdemonstrasi

Sidang Paripurna DPR pada Rabu (3/3) lalu yang membahas tentang kesimpulan akhir terkait kasus bailout Bank Century, mengundang aksi unjuk rasa dari kalangan mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya di depan gedung MPR/DPR/DPD. Mereka menuntut agar masalah tersebut diselesaikan secara transparan dan tidak terjebak politik transaksional akibat lobi-lobi yang dilakukan fraksi di DPR.

Namun, aksi yang mulanya dilakukan untuk mengawal dan memberi dukungan moral pada wakil rakyat dalam sidang tersebut justru berkembang menjadi rusuh. Bentrok antara peserta aksi dengan petugas keamanan tidak terhindarkan. Akibatnya, jatuh korban luka dari kedua belah pihak karena kerusuhan yang terjadi.

Untuk menghindari makin memburuknya situasi, peserta aksi yang sebagian besar berstatus mahasiswa akhirnya dipukul mundur oleh aparat dengan menyemprotkan water canon dan menembakkan gas air mata. Mahasiswa yang tidak terima kemudian mulai melakukan perusakan terhadap pagar gerbang kompleks gedung DPR dan melempari aparat dengan batu.

Selain di Jakarta, aksi di Makassar juga berlangsung rusuh. Terjadi aksi saling serang antara mahasiswa dengan polisi terhadap ‘markas’ masing-masing. Untuk kesekian kalinya demonstrasi mahasiswa berakhir anarkis dengan kerusuhan massal.

Sebagai negara yang menganut paham demokrasi, konstitusi memang membolehkan demonstrasi dan aksi massa untuk menyalurkan aspirasi. Apalagi saat ini kinerja parlemen dinilai tidak efektif karena kekuasaan partai politik menjadi sangat dominan terhadap anggota parlemen, sehingga koreksi dan kontrol yang efektif dari masyarakat tetap diperlukan, yang terwujud dalam bentuk demonstrasi.

Tapi cara yang ditempuh dalam menyalurkan keinginan tersebut tentunya harus tetap memperhatikan etika, perilaku santun, tertib, bijak, dan bertanggung jawab. Karena bagaimanapun juga segala sesuatunya memiliki aturannya sendiri, termasuk dalam hal demonstrasi dan wajib ditaati oleh semua pihak. Dampak buruk akibat aksi mereka pun sebisa mungkin harus dapat diminimalisir.

Hal inilah yang terkadang agak terlupa oleh para mahasiswa yang berdemonstrasi. Mereka seringkali membuat jalanan macet dan memblokir jalan bahkan merusak fasilitas umum yang ada atau bentrok dengan aparat yang berjaga.

Akhirnya, aksi yang niat awalnya ingin membela kepentingan masyarakat malah berbalik menjadi aksi pengganggu aktivitas masyarakat dan kemudian muncullah antipati dari masyarakat terhadap mahasiswa yang berdemo, karena dianggap hanya mengganggu aktivitas mereka sehari-hari dan merugikan para pengguna jalan.

Karenanya, mahasiswa harus senantiasa menjaga niat baik dan sikapnya dalam setiap aksi yang mereka lakukan dengan tetap memperhatikan etika (fatsun) selama berdemonstrasi. Harus diingat pula bahwa aksi yang mereka lakukan adalah untuk kepentingan masyarakat, sehingga cara yang ditempuh pun harus dengan cara yang tepat agar masyarakat benar-benar merasa terwakili aspirasinya. Bukankah untuk mencapai sesuatu yang baik harus dilakukan dengan cara yang baik pula?

Rabu, 24 Februari 2010

Koalisi atau Kolusi?

Kinerja Pansus DPR tentang Hak Angket Bank Century segera memasuki babak akhir. Pandangan awal fraksi-fraksi di DPR pun telah disampaikan. Hasilnya dapat dilihat bahwa dari sembilan fraksi yang ada, hanya Partai Demokrat (PD) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang menilai bahwa pemberian bailout sudah sesuai dengan prosedur dan tidak menunjukkan indikasi pelanggaran. Sedangkan sisanya menganggap terdapat indikasi pidana korupsi dalam proses pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP), Penyertaan Modal Sementara (PMS), dan pengucuran bailout ke Bank Century.

Berangkat dari hal tersebut, muncul wacana dari Partai Demokrat sebagai partai pendukung utama Presiden SBY untuk melakukan evaluasi terhadap mitra koalisi pemerintah yang mengambil sikap berseberangan dalam Pansus Bank Century ini, yakni Partai Golkar (PG), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Selain itu, isu untuk melakukan reshuffle terhadap anggota kabinet yang berasal dari partai koalisi, khususnya PG dan PKS —seperti yang dilontarkan oleh Sekjen DPP PD Amir Syamsuddin—juga semakin berhembus kencang.

Hal yang menjadi ganjil, mengapa isu tentang reshuffle bisa sampai muncul ke permukaan dan dikaitkan dengan kinerja anggota partai koalisi yang duduk dalam Pansus Century? Karena seharusnya isu reshuffle muncul jika memang menteri-menteri yang bersangkutan telah terbukti tidak melaksanakan tugasnya dengan baik (baca: gagal). Tetapi yang terjadi tidak demikian.

Kesan yang timbul kemudian adalah Partai Demokrat merasa ‘dikhianati’ oleh mitra koalisinya karena terus-menerus bersikap vokal dengan menyudutkan posisi Boediono dan Sri Mulyani yang dianggap paling bertanggung jawab atas kucuran dana Rp 6,7 triliun ke Bank Century. Ditambah lagi, tuntutan agar SBY ikut bertanggung jawab semakin membuat ‘gerah’ jajaran PD. Dan, hal tersebut memunculkan wacana untuk ‘memecat’ menteri-menteri yang berasal dari partai yang berkoalisi dengan pemerintahan SBY-Boediono sebagai salah satu bentuk ‘ancaman’ agar sikap anggota pansus ‘melunak’.

Akhirnya, muncul pula pendapat bahwa di antara partai-partai koalisi melakukan aksi gertak untuk menaikkan posisi tawarnya (bargaining position) terhadap pemerintah. Begitu pula yang dilakukan oleh PD terhadap mitra koalisinya, dengan ‘mengancam’ akan menarik jabatan menteri yang sudah dipegang oleh anggota koalisi.

Lalu, sebenarnya apakah maksud dari koalisi yang telah dibangun di antara PD sebagai pimpinan koalisi dengan mitra koalisinya (PG, PKS, PAN, dan PPP)? Jika koalisi yang dimaksud adalah selalu memiliki suara bulat terhadap apapun yang dilakukan anggota koalisi, bahkan saat langkah yang diambil keliru atau salah, maka sungguh sangat miris. Karena koalisi dibangun bukan untuk menghimpun kekuatan dalam rangka menegakkan keadilan di bumi pertiwi, tapi justru untuk saling mendukung dalam hal yang buruk pula.

Sebagai masyarakat, kita hanya bisa berharap agar pemerintahan dapat berjalan lancar dengan tetap mengedepankan rasa keadilan dan kebenaran dalam setiap tindakan yang akan diambil. Bukannya berkoalisi untuk berkolusi, yakni hanya mencari keuntungan untuk partai dan kelompoknya dengan mencari kawan untuk menipu rakyat serta menutupi kebusukan yang telah mereka perbuat secara berjama’ah.

Link: Koalisi atau Kolusi?

Rabu, 02 Desember 2009

Tahapan Pembuatan Kartu Anggota Perpustakaan Nasional RI

Berminat jadi anggota Perpustakaan Nasional RI yang berlokasi di Jalan Salemba Raya? Ini cara yang harus dilalui pengunjung Perpusnas...
  1. Langkah pertama adalah pengunjung mengisi formulir permohonan menjadi anggota PNRI. Formulir ini ada 2 jenis, yaitu warna putih untuk anggota baru dan warna merah muda untuk anggota lama (perpanjangan).
  2. Selanjutnya formulir diserahkan kepada petugas dan pengunjung menunggu di luar ruangan hingga namanya dipanggil oleh petugas.
  3. Setelah dipanggil, pengunjung harus menunjukkan kartu identitasnya yang asli (KTP, Kartu Pelajar, atau KTM—disesuaikan dengan “Status Keanggotaan” yang telah diisi pada formulir oleh pengunjung).
  4. Status Keanggotaan yang dimaksud ada tiga macam, yaitu Pelajar (dengan kode P), Mahasiswa (kode M), dan Umum (kode U). Kode status keanggotaan akan tercantum di belakang nomer anggota.
  5. Kemudian, setelah proses verifikasi data selesai, pengunjung akan diambil gambarnya (difoto) untuk dicantumkan di kartu anggotanya.
  6. Selesai difoto, pengunjung kembali menunggu di luar ruangan untuk menunggu pencetakan kartu anggotanya.
  7. Jika kartu anggota sudah selesai dicetak, petugas akan memanggil nama pengunjung untuk menyerahkan kartu anggota PNRI.

- Sejak bulan Mei 2009, pencetakan kartu anggota PNRI tidak dikenakan biaya (gratis), dan masa berlakunya menjadi lima tahun. Kebijakan membebaskan biaya untuk pembuatan kartu anggota PNRI dilakukan untuk menarik minat masyarakat agar tertarik menjadi anggota PNRI dan memanfaatkan layanan yang ada. Sebelumnya, setiap orang yang ingin menjadi anggota dikenakan biaya Rp 10.000 untuk keanggotaan selama satu tahun.
- Jika kartu hilang, anggota dikenakan denda sebesar Rp 15.000 untuk penggantian biaya pencetakan kartu yang baru.

Penyakit-penyakit di Musim Hujan

Jakarta - Musim hujan yang telah tiba banyak memunculkan ancaman penyakit. Simak penyakit-penyakit yang harus diwaspadai di musim hujan ini dan kiat menjaga tubuh.

Dr Kasim Rasjidi, SpPD-KKV, DTM&H, MCTM, MHA, SpJP, FIHA dalam penjelasannya kepada detiKHealth, Rabu (25/11/2009) mengatakan masyarakat perlu mewaspadai beberapa penyakit berikut:
  1. Penyakit yang disebabkan virus seperti flu, demam berdarah, diare dan muntah.
  2. Penyakit yang disebabkan bakteri dan parasit, terutama di daerah yang airnya meluap sehingga bakteri dan parasit dari septic tank atau kotoran hewan terangkat dan hanyut. Mengkontaminasi air dan bahan makanan seperti sayur, dan menginfeksi manusia, menyebabkan penyakit seperti diare, disentri, cacingan.
  3. Penyakit yang disebabkan jamur, karena kelembaban pada pakaian yang tidak bisa dikeringkan dengan baik, menyebabkan jamur kulit seperti di selangkangan, sela jari kaki, lipat payudara.
Sedangkan penyakit yang tidak berhubungan dengan lingkungan tapi terkait dengan perubahan cuaca adalah:
  1. Asma, kalau peka terhadap cuaca mungkin jadi sering kambuh, bisa disertai infeksi bakteri yang penyembuhannya jadi lebih lama.
  2. Hidung sering tersumbat karena keseimbangan persyarafan didaerah hidung terganggu.
Sementara kebiasaan buruk yang muncul saat musim hujan datang adalah:
  1. Mudah lapar, sehingga makan lebih banyak, kemungkinan berat badan meningkat, gangguan metabolisme seperti glukosa darah jadi terganggu, kolesterol meningkat, kekebalan tubuh menurun.
  2. Kurang minum karena khawatir sering ke toilet yang memudahkan infeksi saluran kemih pada wanita.
  3. Sering merokok dengan alasan menghilangkan dingin padahal sudah jelas merokok mengancam kesehatan paru.

Agar tetap sehat di musim hujan, Dr. Kasim memberikan saran:

1. Usahakan melakukan pemanasan badan dengan olahraga ringan pada pagi hari. Sedikit stretching, jalan cepat, loncat-loncat sudah akan membuat sedikit berkeringat dan menghangatkan badan.
Sesampai tempat kerja, gunakan tangga sesering mungkin (kalau kerja di lantai 23, cukup naik lift sampai lantai 21, lalu naik tangga sampai lantai 23).

2. Sediakan sepatu, kaos kaki (pria), stocking (wanita) ekstra di kantor sehingga kaki tidak perlu basah. Lebih praktis lagi kalau sepatu kantor hanya dipakai di kantor. Waktu pergi dari rumah gunakan sepatu lain atau bahkan sendal yang mudah dikeringkan sehingga sampai di kantor, sesudah dikeringkan supaya tidak bau, tinggal disimpan dalam kantung kedap air dan tertutup jadi tetap rapi kalau disimpan di bawah meja kerja.
Kenakan kaos kaki atau stocking sesudah sampai di tempat kerja sesudah mengeringkan kaki dengan handuk kecil/tissue/handuk kertas. Kalau dalam bekerja diperlukan banyak bepergian, siapkan sepatu (pilih yang ringan dan anti slip) dalam tas, kenakan sesudah di tempat tujuan.
Semua itu bertujuan untuk mencegah kita jalan berjinjit (dengan harapan tidak begitu basah, padahal tidak ada gunanya karena air tetap merembes dari ujung sepatu dan melembabi jari kaki, daerah yang mudah untuk ditumbuhi jamur baik kulit atau kuku). Jamur kulit kaki bisa menyebabkan bau yang keras, sementara jamur kuku perlu waktu lama untuk penyembuhan.

3. Banyak minum air hangat, bisa diberi sedikit jahe tanpa gula atau pepermint, beberapa tetes juruk nipis/lemon. Ini akan membantu menghangatkan badan dan mengurangi lapar. Minum kopi atau teh akan memacu buang air kecil lebih banyak sehingga menyebabkan kekurangn cairan yang tidak disadari.

4. Sediakan buah seperti pisang, apel/pear/mangga yang sudah dikupas, jeruk yang sudah ranum dalam kotak plastik ringan untuk disantap sewaktu-waktu lapar. Ini akan menghindarkan kelebihan masukan karbohidrat dari tepung seperti roti, nasi, biskuit, crackers, gula, kelebihan garam dan lemak.

5. Jangan lupa payung, bahkan kalau perlu topi plastik yang biasa digunakan kalau mandi, daripada kepala pusing kebasahan atau sakit.

Sumber: Penyakit-penyakit di Musim Hujan

Teknik Bernapas untuk Melawan Asma

Dallas - Asma merupakan salah satu penyakit turunan yang membikin penderitanya sulit bernapas dengan baik. Kini ditemukan teknik bernapas baru yang bisa digunakan untuk melawan serangan asma.

Teknik bernapas untuk melawan asma telah dikembangkan oleh Thomas Ritz dan Alicia Meuret dari Fakultas Psikologi Southern Methodist University di Dallas, Amerika Serikat. Sebelumnya teknik ini telah diajarkan pada penderita asma selama 4 minggu mengenai bagaimana mengontrol kondisi asma serta mengubah cara bernapas agar lebih baik.

Selama terjadi serangan asma, penderita cenderung hiperventilasi, bernapas cepat dan mendalam terhadap saluran udara yang terbatas untuk melawan perasaan kekurangan oksigen. Hal ini akan membuat masalah menjadi lebih buruk, karena menurunkan kadar karbondioksida yang membatasi aliran darah ke otak. Jika berlangsung lama dapat mengiritasi bagian tenggorokan yang sensitif.

Pasien asma yang terus menerus bernapas secara berlebihan berisiko mengalami kekurangan karbondioksida kronis yang bisa membuatnya menjadi lebih rentan terhadap serangan asma di masa mendatang.

Ritz dan Meuret mengembangkan teknik bernapas yang disebut dengan Capnometry-Assisted Respiratory Training (CART), yaitu mengajarkan penderita asma untuk menormalkan dan membalikan pernapasan yang berlebihan tersebut.

Teknik ini menggunakn sebuah perangkat genggam yang disebut dengan capnometer untuk mengukur jumlah karbondioksida saat menghela napas. Dengan menggunakan alat ini, penderita belajar bagaimana bernapas lebih lambat dan lebih teratur.

"Teknik CART ini bisa memiliki dampak yang positif pada kualitas perawatan asma serta mengurangi perawatan untuk asma yang akut," ujar Ritz, seperti dikutip dari Health24, Kamis (15/10/2009).

Ritz menambahkan bahwa terapi pernapasan jenis ini dapat membatasi frekuensi serangan asma serta mencegah terjadinya sesuatu yang lebih parah. Hal ini berarti akan lebih sedikit berobat ke dokter dan mengurangi penggunaan obat-obatan. Dengan begitu maka penderita asma bisa menghemat uang dan waktu. Teknik bernapas ini akan memberikan pengobatan yang lebih baik, sehingga kualitas hidup penderita asma tersebut juga menjadi lebih tinggi serta membantu penderita asma mengontrol dirinya sendiri.

Sumber: Teknik Bernapas untuk Melawan Asma

515 Bahan Kimia Rasuki Tubuh Wanita per Hari

LONDON - Tampil cantik bagi sebagian wanita adalah suatu kebutuhan. Tak heran jika mereka menggunakan berbagai macam kosmetik untuk tampil maksimal di setiap kesempatan.

Sebuah survei yang dilakukan perusahaan pembuat deodorant, Biosen mengungkapkan, setidaknya wanita menggunakan 13 produk kosmetik untuk wajah dan tubuhnya secara rutin. Produk-produk tersebut meliputi, bedak, lipstick, mascara, eyeshadow, body lotion, hingga parfum. Tapi jarang di antara mereka yang menyadari resiko dari penggunaan produk-produk kecantikan tersebut.

Survei tersebut juga mengungkapkan, akibat seringnya menggunakan produk-produk kecantikan, hampir 515 bahan kimia merasuki tubuh wanita. Dari 515 bahan kimia tersebut, beberapa di antaranya bahkan berbahaya bagi kesehatan.

Dicontohkan hasil survei tersebut, sebuah parfum dibuat dari sekira 250 campuran bahan termasuk bahan kimia, atau lipstick yang dibuat dengan campuran rata-rata 33 bahan atau body lotion dengan 32 bahan kimia, dan mascara yang terdiri dari 11 bahan kimia.

"Rezim kecantikan telah mengubah segalanya secara dramatis dari sesuatu yang simpel seperti 'wash and go' menuju 'perawatan ajaib' yang menggunakan banyak bahan kimia," kata juru bicara Bionsen seperti dilansir Softpedia, Jumat (20/11/2009). 

Sumber: 515 Bahan Kimia Rasuki Tubuh Wanita per Hari

Office 2010 Versi Beta Tersedia untuk Publik

SAN FRANCISCO - Microsoft memberikan kesempatan kepada publik untuk menjajal Office 2010 dalam versi beta dengan cara mengunduhnya.

Pengumuman ini diberitahukan saat Konferensi Pengembang Profesional 2009, Microsoft mengumumkan ketersediaan versi beta publik dari Office 2010 bersama dengan server SharePoint, Visio, aplikasi Office Web.

Menurut Microsoft, Office Professional Plus 2010 versi Beta ini memiliki antarmuka yang hampir sama dengan versi sebelumnya. Peranti lunak ini tersedia dalam versi 32-bit maupun versi 64-bit. Selain ikon baru, fitur Office 2010 terintegrasi Office Communicator 2007 R2 dalam Outlook 2010. Selain itu, fitur ini memungkinkan pengguna untuk melakukan sinkronisasi Windows Live mereka dan situs jaringan sosial lainnya dalam terintegrasi Outlook. Awal tahun depan, LinkedIn Feed dapat ditambahkan ke Outlook 2010.

Office 2010 beta publik untuk versi di 32-bit memakan memori 684MB dan 64-bit menggunakan memori 750MB. Kedua paket termasuk versi tweaked Office applications - Word, Excel, Powerpoint, Outlook, OneNote, Access, Publisher, InfoPath, SharePoint Workspace dan Communicator.

Setelah mendapatkan umpan balik dari publik, Microsoft rencananya akan merilis Office 2010 versi final dalam semester pertama tahun depan. Jika ingin mengetahui kemampuan Office 2010 ini, silahkan untuk mengunduhnya di situs resmi Microsoft.

Sumber: Office 2010 Versi Beta Tersedia untuk Publik

Peran Industri Farmasi dalam IS 2010

PELAYANAN kesehatan yang bermutu adalah bagian dari tujuan Indonesia Sehat (IS) 2010. Salah satunya dengan ketersediaan obat dan alat kesehatan untuk masyarakat.

Akses terhadap obat, juga merupakan hak azasi manusia. Oleh karena itu, penyediaan alat kesehatan dan obat adalah kewajiban pemerintah, institusi pelayanan kesehatan baik publik maupun swasta. Karena obat bukanlah semata komoditas perdagangan, tapi juga memiliki fungsi sosial.

Dunia farmasi juga perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat bagaimana khasiat dan cara penggunaan obat yang benar. Ini penting, agar masyarakat juga bisa mengkonsumsi obat sesuai dosis yang benar. Saat ini, pengetahuan masyarakat tentang khasiat dan bahaya obat masih minim. Akibatnya, masih sering ditemukan penyakit warga malah lebih parah karena mereka kurang paham dalam mengkonsumsi obat yang diberikan dokter.

Peran obat dimulai dalam upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, diagnosis, pengobatan serta pemulihan. Oleh karena itu, obat harus diusahakan agar selalu tersedia saat dibutuhkan. Sebagai produk dari industri farmasi, obat tentunya tidak lepas dari aspek ekonomi dan teknologi. Maka, diperlukan suatu inovasi produk melalui pengembangan-pengembangan based on research yang dilakukan oleh industri farmasi.

Kontribusi inilah yang bisa diberikan pada industri farmasi dalam mewujudkan Indonesia Sehat 2010. Selain itu, semua obat yang beredar harus dapat dijamin keamanan, khasiat dan mutunya agar betul-betul memberikan manfaat bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Vice President Sales Divisi 1 PT APL, Nyoman Sukertha menjelaskan, pemerintah harus bisa bekerja sama dengan industri farmasi, baik asing maupun lokal. "Jika tiap industri bergerak sendiri, kita tak akan bisa jalan dan rasanya kurang pas. Pemerintah harus bekerjasama dengan asosiasi kefarmasian untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2010," tuturnya.

Selain itu, Nyoman juga menegaskan, perlunya melihat kembali, sebenarnya kerja sama antara pemerintah dan farmasi ini harus dibawa kemana. "Kita harus bisa melihat, bagaimana sasaran yang ingin dicapai. Kita tidak bisa hanya berbicara masalah obat yang mahal, itu saja tidak cukup. Harus sinkron, dukungan apa yang bisa diberikan oleh pemerintah dan juga dukungan apa yang harus diberikan oleh industri farmasi," tegasnya.

Sebagai pelaku industri farmasi, Nyoman berharap bahwa perwujudan IS 2010 bisa tercapai dengan adanya upaya pemerintah untuk bermitra dengan berbagai industri farmasi di Indonesia. "Kita berikan yang konkrit kepada masyarakat dan juga kepada industri farmasi. Kualitas kesehatan masyarakat tetaplah yang paling penting," kata Nyoman.

Menurut Nyoman, salah satu upaya pemerintah membangun mitra dengan industri farmasi adalah dengan membuat peraturan dan kebijakan yang bisa mengakomodir seluruh kepentingan masyarakat, dalam hal ini peningkatan kesehatan masyarakat dan juga bagi industri farmasi keseluruhan. "Kepentingan health management system sendiri harus baik dan benar. Orientasinya pada kesehatan masyarakat," tandasnya.

Pembuatan obat generik untuk masyarakat tentunya perlu diapresiasi. Akhirnya, masyarakat bisa mendapatkan obat dengan harga yang terjangkau, khususnya untuk mereka yang masih miskin. "Itu patut dilaksanakan dan memang tugas pemerintah. Kualitas harus tetap dijaga, karena menyangkut jiwa manusia," kata Nyoman. Saat ini, pangsa pasar obat generik di Indonesia cukup tinggi, yakni sekitar 71 persen. Dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, yakni Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Indonesia adalah yang paling tinggi.

Ancaman Obat Palsu
WHO pernah memperkirakan, sebanyak 10 persen obat yang beredar di seluruh dunia adalah palsu. Negara-negara berkembang seperti Indonesia adalah negara yang lebih rentan terhadap dampak dari peredaran obat palsu ini. Direktur Eksekutif IPMG (International Pharmaceutical Manufacturers Group) Parulian Simanjuntak menuturkan, WHO memperkirakan jumlah penjualan obat palsu di dunia, setiap tahunnya mencapai USD35 miliar-USD40 miliar.

Jelas, obat palsu membahayakan keselamatan dan jiwa manusia. Beredarnya obat palsu semakin memunculkan rasa pesimistis pada dunia farmasi. Peredaran obat palsu di Indonesia saat ini ditengarai mencapai sekitar 20 persen dari total nilai obat yang beredar yang diperkirakan mencapai Rp28 triliun.

Belum lagi ketika masyarakat dihadapkan pada situasi bencana. Oktober lalu, mantan Menteri Kesehatan Siti Fadillah Supari meminta agar daerah yang tertimpa bencana mewaspadai adanya obat kedaluwarsa. "Saat gempa Yogyakarta ada 15 ton obat kedaluwarsa," kata Fadilah.

Dan ketika tsunami melanda tahun 2004, Aceh dilimpahi 40 ton obat kedaluwarsa, bantuan dari berbagai pihak. "Karena untuk membakarnya perlu biaya juga," imbuhnya. Barangkali begitulah masyarakat kita, selalu terjadi, sudah jatuh tertimpa tangga.

Masih banyak persoalan kesehatan yang ada di depan kita. Padahal, Indonesia Sehat 2010 sudah di ambang pintu. Rasanya, sangat berat jika harus mengatakan bahwa Indonesia akan sehat 2010, melihat kenyataan bahwa masih banyak kekurangan di sana-sini. Tapi, kita tidak boleh pesimis. Usaha tetap dijalankan, semangat mewujudkan tetap perlu digalakkan. Semua pihak harus mendukung: pemerintah, industri farmasi, dan masyarakat sendiri tentunya.

Sebagai program yang berkesinambungan, tetaplah perlu jika kita harus memiliki target pada jangka waktu tertentu. Peran serta semua pihak dapat mendukung terciptanya program-program yang efektif dan efisien untuk mewujudkan IS 2010. Ini semua diharapkan, supaya masyarakat tidak jatuh dan tertimpa tangga lagi.

Sumber: Peran Industri Farmasi dalam IS 2010

Sebanyak 23 Persen Kuman Kebal Antibiotik

SURABAYA - Ternyata, sebanyak 23 persen kuman sudah kebal terhadap antibiotik. Fakta ini didapatkan setelah dilakukan pengambilan sampel di rawat inap RSU dr Soetomo Surabaya pada 2008. Sampling ini dilakukan kepada pasien yang suspect infeksi seperti korban luka bakar, luka bekas operasi, diare, hingga tumor.

Lebih parah lagi, kekebalan ini bisa ditularkan terhadap kuman yang lain. Hal ini terjadi karena perilaku masyarakat maupun tenaga medis yang meminum antibiotik sembarangan. Permasalahan ini akan dibicarakan pada simposium dan workshop dengan tema MDRO, a medical Challance in the future.

"Sehingga perlu dikembangkan sebuah sistem untuk mencari penyebab infeksi dengan benar. Hal ini perlu ditangani sebab bisa menjadi silent killer," kata Prof Boerhan Hidayat, ketua panitia simposium, Rabu (21/10/2009).

Kuman-kuman yang kebal ini biasanya berada di tempat lembab. "Seperti di ketiak, hidung, maupun selangkang," katanya. Penyebaran kuman ini sebenarnya bisa dicegah dengan mencuci tangan. Masalah infeksi sempat membuat RSU dr Soetomo kalang kabut. Bahkan sampai tiga kali dinyatakan kondisi luar biasa (KLB), yaitu tahun 1980, 1997, dan 2001.

Lebih lanjut diterangkan, kasus ini tidak terlepas kebiasaan masyarakat menggunakan antibiotik. "Masyarakat kita itu meminum antibiotik seperti wellcome drink. Sakit sedikit langsung minum antibiotik, padahal belum tahu pasti ada infeksi atau tidak," pungkas Boerhan.

Sumber: Sebanyak 23 Persen Kuman Kebal Antibiotik

Awas, Sering SMS-an Bisa Bikin Bahu 'Teriak'

Jakarta - Sering SMS-an ternyata bisa berpengaruh pada kesehatan bahu manusia. Para peneliti melakukan studi terhadap 138 mahasiswa untuk menguak hubungan ini.

Ratusan mahasiswa itu ditanyai tentang berapa banyak SMS yang mereka kirimkan tiap harinya. Selain itu, para peneliti juga mensurvei mengenai pemetaan tubuh partisipan. Nah, hasil dari studi inilah terkuak hubungan antara tingginya pesan pendek yang dikirimkan dengan perasaan tidak nyaman yang dirasakan di bahu.

Mereka yang sering melakukan SMS-an akan cenderung lebih mengalami konsekuensi fisik. Bahkan, menurut hasil survei yang dipresentasikan di gelaran American Public Health Assn, risikonya menyerupai orang yang sering ada di depan komputer.

"Apa yang kami lihat sejauh ini hampir menyerupai apa yang kami amati pada pekerja kantoran yang menghabiskan sebagian waktu mereka di depan komputer," ujar Judith Gold.

"Posisi badan saat SMS-an, bahu yang dalam posisi tidak bergerak dan jari jemari yang berpindah dengan cepat, sama dengan posisi saat mengetik di komputer," tambahnya lagi. Meskipun para peneliti menekankan bahwa butuh penelitian lebih mendalam mengenai hal tersebut, namun tak ada salahnya jika kita mewaspadai kekhawatiran efek samping dari berkirim pesan singkat tersebut, demikian seperti yang dilansir detikINET dari LaTimes, Sabtu(14/11/2009).

Sumber: Awas, Sering SMS-an Bisa Bikin Bahu 'Teriak'

Belok Kiri Langsung, Didenda Rp250.000

JAKARTA - Undang-Undang (UU) No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mencantumkan larangan belok kiri langsung jalan. Jika melanggar, pengemudi didenda Rp250.000.

Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 112 ayat 3 yang menyebutkan bahwa pada persimpangan jalan yang dilengkapi isyarat lalu lintas,pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh rambu lalu lintas atau alat pemberi isyarat.

"UU yang baru ini melarang kendaraan langsung belok kiri yang ada traffic light," tutur Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Condro Kirono kemarin.

Menurut Condro, perubahan ini sedang disosialisasikan kepada masyarakat. Salah satunya adalah memasang beberapa spanduk di setiap persimpangan jalan.

Selain itu, polisi juga tengah berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk segera mencabut rambu lalu lintas yang masih membolehkan belok kiri langsung. Sebab, hingga saat ini, beberapa plang yang bertuliskan, "Belok Kiri Langsung'' masih terpasang di beberapa ruas jalan.

"Sosialisasi kami lakukan hingga akhir tahun, baik melalui spanduk maupun media massa. Kami akan koordinasi dengan instansi terkait untuk mencabut rambu atau plang yang memberikan tanda belok kiri boleh langsung," ungkapnya.

Hermawan (47), warga Kembangan, Jakarta Barat, mengaku terkejut dengan aturan tersebut. Dia secara tegas tidak setuju dengan UU baru tersebut.

Menurut dia, pemerintah, DPR, dan instansi terkait seharusnya meminta masukan kepada masyarakat sebelum mengesahkan UU tersebut. "Saya kira ini bentuk dari kezaliman. Masa hanya gara-gara belok harus denda Rp250.000. Ini kan tidak masuk akal," tandasnya. Dia menambahkan, aparat kepolisian yang melaksanakan aturan ini jangan semaunya saja.

Jika itu akan diterapkan, harus disosialisasikan terlebih dahulu agar masyarakat tidak terkejut. "Kalau mau diterapkan, harus disosialisasikan dulu," ujarnya.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Riza Hasyim mengungkapkan, mereka sangat mendukung kebijakan lembaga kepolisian menerapkan UU yang baru itu. Saat ini prosesnya baru dalam tahap sosialisasi dan masih menunggu peraturan pemerintah (PP).

"Kemungkinan, pada 2010 mendatang baru diterapkan di lingkungan masyarakat," ujarnya. Meski begitu, Dishub tidak keberatan jika Polda Metro Jaya hendak menerapkan UU tersebut dalam waktu dekat di DKI Jakarta. Terkait keberadaan rambu-rambu lalu lintas yang masih terpasang, Riza menyatakan akan mencabutnya, termasuk mematikan traffic lightpenunjuk arah belok kiri.

Riza menilai kebijakan tersebut tepat untuk diterapkan karena kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih sangat rendah. Selama ini banyak pengendara di lajur kiri yang seenaknya berbelok ke kiri saat berada di persimpangan ketika lampu traffic light tengah berwarna merah. "Banyak mudaratnya. Jadi biar tertib, saat lampu hijau merah semua berhenti. Sementara itu, saat lampu hijau semua jalan, baik yang akan berbelok maupun lurus," tandasnya.

Akibatnya, sering terjadi kecelakaan, terutama antara pengendara sepeda motor dan roda empat. Selain itu, tidak sedikit juga pengendara di lajur kiri yang terhambat dan tidak bisa berbelok karena terhalang oleh pengendara lain. "Ada pengendara yang tujuannya lurus, tetapi berada di lajur kiri sehingga menghambat kendaraan di belakangnya," paparnya.

Sumber: Belok Kiri Langsung, Didenda Rp250.000

Sisirlah Rambut Anda dengan Baik dan Benar

RAMBUT merupakan bagian penting dalam kehidupan perempuan. Panjang, hitam, berkilau dan mudah ditata. Ya, bagian tubuh yang satu ini memang kerap menjadi bahan perhatian. Umumnya, perempuan Indonesia memiliki rambut berwarna hitam. Karena itu, menjaga kehitaman rambut amat diperlukan.

Namun apa jadinya, bila rambut indah Anda tidak ditata dengan baik. Rambut menjadi kusut, tidak rapi dan banyak kerusakan. Dengan demikian, rambut tidak lagi menjadi mahkota. Karena itu, perlulah Anda memperhatikan cara-cara praktis dalam menjaga keindahan rambut. Salah satunya adalah menyisir rambut.

Tahukah Anda, meski terdengar sepele, mnyisir bukanlah sekedar meratakan rambut atau sekedar mengurangi bagian yang kusut. Dengan teknik khusus, Anda dapat menyisir rambut sehingga terlihat anggun dan menawan). Sebaliknya, jika asal-asalan Anda tidak akan mendapatkan rambut yang indah. Lantas apa saja yang perlu diperhatikan saat sedang menyisir?

Perhatikan tips berikut ini:

- Kenali jenis dan fungsi sisi
Beraneka ragam bentuk sisir bukan dibuat hanya sekedar untuk menghibur penggunanya karena unik dan lucu. Lebih dari itu, sisir dibuat sesuai dengan fungsinya masing-masing. Berikut adalah berbagai jenis sisir yang perlu Anda ketahui:
  • Sisir Sasak 
Jelas fungsinya untuk menyasak rambut ketika Anda ingin mengenakan sanggul dan sebagainya. Jenis ini memiliki tiga ukuran yaitu besar untuk rambut yang panjang dan tebal, kecil untuk rambut tipis dan pendek, dan sisir sasak berbulu untuk merapikan hasil sasakan.
  • Sisir Blow 
Dari namanya sudah bisa dibayangkan fungsinya, ya. Jelas untuk membuat rambut menjadi mengembang. Jenis ini juga memiliki beberapa subjenis. Thermal Radial Brush, untuk membuat rambut mngembang (bervolume). Dapat digunakan sebagai pengganti hot rolls (bahan logam pada sisir sikat itu, dapat menghantarkan arus panas dan cocok untuk rambut lurus panjang). Large Barelled Brush, untuk merapikan rambut ikal dan keriting, sehingga rambut tertata alami. Small Brush, untuk merapikan poni atau mem-blow rambut pendek. Round, untuk membuat rambut tampak halus dan mengilat. Bisa juga untuk memberi volume atau mempermudah penataan rambut ke arah dalam dan luar bagi rambut yang lurus.
  • Sisir Bergerigi 
Ini yang digunakan oleh orang pada umumnya. Meskipun Anda sudah tak asing lagi, sempatkan untuk memeriksa terlebih dulu. Karena jenis ini memiliki beberapa subjenis dengan fungsi yang berbeda. Sisir bergerigi besar, untuk menyisir rambut keriting pendek atau panjanag apabila selesai mencuci rambut. Sisir bergerigi sedang, untuk menyisir rambut lurus panjang atau pendek agar tidak kusut apabila selesai mencuci rambut.


  • Vent Brush 
Jenis sisir ini mempunyai ciri lubang udara yang berfungsi untuk memperlancar sirkulasi udara pada saat Anda mengeringkan rambut dengan blow dry. Diharapkan rambut menjadi kering dengan cepat dan rapi.

  • Paddle Brush 
Jenis ini dilengkapi dengan bantalan karet yang memudahkan Anda pada saat menyisir. Sehingga per helai rambut bisa Anda rapikan dari ujung akar hingga ujung rambut.


  • Sisir Garpu 
Jenis ini sangat cocok untuk rambut ikal, kriting, dan juga kribo. Karena sisir ini memiliki susunan gerigi yang jarang dan kuat. Sehingga sisir ini sangat mudah untuk merapikan ataupun memisahkan bagian yang ikal pada rambut keriting. 


- Hati-hati menyisir saat rambut basah
Rambut akan gampang sekali rusak bila dalam keadaan basah. Gunakan handuk atau kain kering untuk mengeringkan rambut terlebih dahulu. Itupun Anda tak boleh melakukannya dengan keras, mengingat dalam kondisi basah rambut sangat mudah rontok. Setelah benar-benar kering, barulah Anda bisa menyisir. Jika Anda tak sempat mengeringkan terlebih dulu, dan harus menyisir sesegera mungkin, gunakan sisir dengan gerigi yang paling jarang agar tidak terjadi kerontokan.

- Perhatikan posisi badan
Pada saat menyisir sebaiknya posisi badan membungkuk ke depan agar rambut jatuh melampaui badan Anda. Lalu gunakan sisir sikat berbentuk oval untuk menyikat rambut dari ujung rambut. Lalu berdirilah tegak dan biarkan rambut jatuh secara natural dan sikat dari bagian dalam rambut, dari pangkal ke ujungnya. Kemudian sikat bagian paling atas ke tempatnya dengan gerakan teratur.

- Lakukan dengan satu tarikan
Ini mungkin terdengar sangat teknis, tapi justru ini yang penting untuk Anda ketahui. Sisirlah rambut mulai dari akar hingga ujung dalam satu tarikan. Ini berfungsi untuk meratakan minyak alami rambut agar sampai ke ujung rambut supaya tidak bercabang atau rapuh. Uraikan bagian rambut yang kusut. Ini harus mendapat perhatian pertama kali dari Anda. Kusut menandakan ada kotoran yang menempel pada rambut Anda. Oleh karenanya jika ada bagian rambut yang kusut, sisirlah terlebih dahulu. Menyisir rambut yang kusut bisa menghilangkan kotoran yang menempel. 

- Jangan menyisir sebelum tidur
Ini ringan untuk dilakukan, tapi resikonya tak seringan yang Anda bayangkan. Jika selama ini Anda punya kebiasaan menyisir sebelum tidur, kami sarankan mulai saat ini hentikan kebiasaan tersebut. Menyisir rambut sebelum tidur hanya akan menimbulkan stimulasi terhadap produksi sebum dan dapat merusak rambut serta membuat rambut Anda menjadi rapuh.

- Bersihkan Sisir
Satu lagi hal yang ringan tapi sepertinya berat sekali untuk melakukannya. Padahal jika sisir tidak dicuci, banyak sekali kotoran yang tertinggal, dan kotoran tersebut bisa menempel kembali pada rambut Anda. Untuk itu, cobalah sedikit meluangkan waktu untuk membersihkan sisir. Paling tidak sekali dalam satu minggu. Anda bisa melakukannya dengan merendam sisir dalam air hangat yang sudah dicampur dengan sampo. Jika tidak ada, soda juga bisa dijadikan pengganti sampo.

- Tidak tukar menukar sisir
Kondisi kulit kepala setiap orang berbeda-beda. Tentunya Anda juga tahu akan hal ini. Nah, Anda juga pasti tahu kan mengapa kita sebaiknya tidak menggunakan sisir orang lain? Ya, tidak lain adalah untuk menjaga kebersihan kulit kepala Anda sendiri. Tentunya Anda tidak mau bukan, jika Anda tertular masalah kulit kepala dari orang lain?

Sumber: Sisirlah Rambut Anda dengan Baik dan Benar

PKS Kandidat Kuat Pemenang Pemilu 2014

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpotensi menjadi partai pemenang pemilu 2014. Itu karena partai ini memiliki banyak kelebihan yang tak dimiliki partai lain.

Di antaranya, ideologi jelas, mesin partai baik karena memiliki kader yang solid dan loyal, serta mengusung isu yang diterima baik oleh masyarakat yaitu bersih dari korupsi.

Demikian kesimpulan yang mengemuka dalam diskusi bertema Meramal Nasib PKS di Pemilu 2014 Melalui "Terawangan" Pimpinan Media Massa di Hotel Atlet Century Park Jakarta. Hadir sebagai pembicara Arifin Asydhad (detik.com), Eddy Koko (Trijaya FM), Rikard Bagun (Kompas), Herry Mohammad (Gatra) dan Alfito Deanova (TV One).

Untuk menjadi partai besar, para pembicara sepakat PKS harus tetap konsisten menjaga garis ideologinya. Kesan perpecahan yang timbul akibat pernyataan pimpinan yang berbeda-beda kepada media harus dihindarkan.

Demikian juga dengan pembentukan citra bersih. Alfito Deanova menyoroti skandal korupsi di DPR yang menyeret nama kader PKS Rama Pratama meskipun kemudian tidak terbukti. Menurutnya, isu itu sangat merugikan PKS Sehingga banyak kader loyal yang keluar karena beranggapan PKS sekarang tidak seideal tahun 1999 dan 2004 lalu.

Dan yang tak kalah penting adalah menyiapkan sosok atau tokoh partai guna menghadapi pemilihan presiden 2014. PKS dinilai lemah dalam hal menampilkan tokoh. Mereka tak memiliki tokoh sekaliber Susilo Bambang Yudhoyono atau Megawati Soekarnoputri. "Perlu pencarian ke depan siapakah yang bertarung di 2014," kata Rikard Bagun.

Apalagi, sambung Bagun, posisi Megawati pada pemilu 2014 sudah akan diganti oleh penerusnya. Sementara, Yudhoyono tak bisa mencalonkan diri lagi menjadi presiden karena dibatasi konstitusi.

Menanggapi hal tersebut, Presiden PKS Tifatul Sembiring mengakui sejak 1999 sampai 2009 partainya terlalu fokus terhadap penguatan sistem. "Ke depan tokoh harus kita create," katanya.

Ketiadaan tokoh besar, kata Tifatul, turut mengakibatkan perolehan suara partainya pada Pemilu 2009 lalu stagnan. "Saya akui, 24 persen lari ke Partai Demokrat, 70 persen tetap. Tambahan dari partai-partai Islam yang merosot," ujarnya.

Sumber: PKS Kandidat Kuat Pemenang Pemilu 2014

Senin, 23 November 2009

Apple: Rokok Bisa Merusak Laptop

SAN FRANSISCO - Apple mengeluarkan pernyataan bahwa rokok tak hanya merusak kesehatan tetapi juga buruk untuk perangkat komputer Apple.

Sebuah blog bernama Comsumerist yang mendata perilaku dan keluhan konsumen di AS melaporkan bahwa Apple telah menolak memperbaiki dua unit laptop Apple dikarenakan perangkat tersebut terkontaminasi oleh asap rokok.

"Dua konsumen yang berasal dari dua negara berbeda itu mengklaim garansi Applecare mereka hangus karena perangkat mereka rusak akibat asap rokok," kata juru bicara Comsumerist seperti dikutip dari Pocket-Lint, Senin (23/11/2009).

Apple membalas surat keluhan kedua pemilik laptop tersebut dan menyebutkan bahwa asap rokok menghanguskan garansi laptop mereka. Apple mengategorikan perangkat elektronik yag terkontaminasi zat atau asap berbahaya sebagai kerusakan akibat pencemaran bio-hazard. Sayangnya, konsumen Apple tidak mendapatkan garansi atas kasus kerusakan perangkat akibat bio-hazard.

Menurut ahli, asap rokok dapat merusak perangkat laptop karena kandungan tar pada rokok menempel dan menebal hingga menutupi laptop. Perangkat elektronik bersifat panas dan secara alami akan menarik debu dan kotoran yang ada di sekitarnya. Sementara itu, asap rokok merupakan jenis asap yang paling buruk dan sangat membahayakan karena sifatnya yang basah.

Asap rokok yang menempel dan menutupi perangkat elektronik akan membawa kelembaban pada perangkat yang sedang mengalami panas.

Untuk mencegah hal tersebut, Apple menyarankan untuk menggunakan air compress, kain katun dan alkohol 70 atau 90 persen saat membersihkan perangkat komputer.

Sumber: Apple: Rokok Bisa Merusak Laptop

Sabtu, 21 November 2009

Sidang Rakyat di Dunia Maya

Perseteruan antara KPK dan Polri yang terus menjadi headline media massa di tanah air disebut banyak pihak sebagai gambaran riil tentang bobroknya sistem hukum yang berlaku di negeri ini. Kasus ini menyebabkan konflik yang semakin melebar dan melibatkan pihak yang semakin banyak. Pihak-pihak yang berseteru tidak lagi hanya KPK dan Polri, tapi kini melibatkan pihak Kejaksaan Agung, Anggota Komisi III DPR RI, Tim 8, dan berbagai pihak lainnya.

Tudingan kriminalisasi terhadap dua pimpinan KPK nonaktif, Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Riyanto pun semakin kentara seiring dengan terkuaknya isi rekaman suara yang telah diperdengarkan oleh Mahkamah Konstitusi kepada publik.

Konflik tersebut semakin membuka mata banyak pihak tentang konspirasi besar dan terencana para mafia hukum dan pengadilan yang berusaha untuk mematikan langkah KPK sebagai lembaga yang bertugas memberangus korupsi di Indonesia.

Efek yang terjadi kemudian adalah kemarahan masyarakat terhadap para wakilnya yang duduk di Komisi III DPR RI yang sangat ‘bernafsu’ mendukung Polri dan Kejaksaan Agung untuk meneruskan perkara ini, meski Tim 8 yang dibentuk oleh Presiden SBY telah menyatakan bahwa bukti yang disodorkan polisi tidak cukup. Masyarakat menganggap wakil mereka di Komisi III bersikap acuh dan telah mengkhianati aspirasi mereka untuk menghentikan kriminalisasi kepada Chanda – Bibit. Seperti kita ketahui, kasus KPK vs Polri yang berlarut-larut dan pengusutannya yang terkesan tidak transparan membuat masyarakat mengambil jalan protes melalui media social networking yang saat ini sedang in.

Ungkapan kekecewaan tersebut mengemuka pada situs jejaring sosial facebook yang sedang ngetop. Lewat grup “Gerakan 1.000.000 Facebookers Dukung Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto”, masyarakat yang merasa simpati dengan kondisi yang menimpa Chandra – Bibit ‘berkumpul’ untuk menyatakan dukungannya. Hingga Selasa (17/11), grup tersebut telah berhasil menjaring 1,3 juta dukungan. Angka tersebut setara dengan 11% dari total pengguna facebook di tanah air, yang menurut situs checkfacebook berjumlah 11,8 juta pengguna. Kehadiran ‘sidang rakyat’ di dunia maya ini seakan untuk menyindir sikap pasif anggota dewan ‘yang sebenarnya’.

Pemanfaatan situs jejaring sosial sebagai alternatif baru penyaluran aspirasi masyarakat menjadi menarik untuk disimak. Kita ketahui bersama bahwa selama ini facebook terkenal sebagai ajang bernarsis ria bagi para pemiliknya, sehingga melihat jumlah dukungan yang begitu besar pada grup tersebut rasanya kita perlu mengoreksi pendapat tersebut. Karena ternyata para facebooker masih memiliki concern terhadap masalah serius di negeri ini, meski cukup banyak yang menilai sebagian besar anggota grup tersebut hanya ikut-ikutan dan tidak mengerti permasalahan yang terjadi secara mendalam.

Untuk meng-counter pendapat tersebut, memang diperlukan edukasi lebih lanjut dan penyebaran informasi secara lengkap tentang kronologis kasus yang sedang terjadi. Hal ini penting agar masyarakat (baca: facebookers) yang ikut-ikutan mendapatkan pemahaman dan memiliki informasi yang cukup serta memiliki alasan yang jelas saat mengambil sikap untuk bergabung dalam parlemen online tersebut.

Sabtu, 24 Oktober 2009

Ibu Bekerja, Pola Hidup Anak Cenderung Tidak Sehat

London - Anak-anak yang memiliki ibu yang bekerja ternyata lebih sedikit mengonsumsi makanan sehat ketimbang anak yang ibunya tinggal di rumah. Sebuah studi di Inggris menemukan fakta tersebut.

Penelitian yang dilakukan The UK Millennium Cohort Study ini melihat kebiasaan makan dan aktivitas fisik lebih dari 12.500 anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 5 tahun.

Terlepas dari asal etnis, tingkat pendidikan dan pekerjaan ibu, peneliti menemukan anak-anak yang ibunya bekerja paruh waktu atau penuh lebih sedikit mengonsumsi buah-buahan atau sayuran ketika makan atau ngemil.

Anak-anak yang ibunya bekerja lebih banyak duduk di depan televisi dan komputer lebih dari 2 jam sehari. Sementara anak-anak yang ibunya tidak bekerja berada di depan TV dan komputer kurang dari 2 jam.

Anak-anak yang ibunya bekerja lebih sering minum minuman manis seperti soda di antara waktu makannya, menyukai camilan keripik dan lebih senang diantar sekolah dengan mobil ketimbang berjalan kaki atau bersepeda.

"Waktu menjadi kendala bagi ibu yang bekerja untuk memberikan anak-anaknya makanan sehat dan mengawal anak melakukan aktivitas fisik," jelas penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health seperti dilansir dari Chinadaily, Sabtu (3/10/2009).

Penelitian juga menunjukkan kebiasaan anak-anak secara keseluruhan adalah 37 persen anak-anak suka makan keripik atau permen, 41 persen gemar minuman manis di waktu makan, 61 persen menghabiskan minimal 2 jam setiap hari duduk di depan TV dan komputer.

Tapi peneliti menegaskan hasil kajian ini bukan berarti ibu tidak boleh bekerja tetapi mengingatkan perlunya tindakan dari orangtua dan anak untuk mendukung hidup yang lebih sehat. 

Sumber: Ibu Bekerja, Pola Hidup Anak Cenderung Tidak Sehat

Mencerdaskan Anak, Ayah Pun Bisa Ikut Berperan

PERAN pendidikan bagi anak, tak melulu menjadi tanggung jawab sang ibu. Ayah pun sebaiknya terlibat aktif dalam pendidikan si kecil. Selami kemampuan anak sebelum mulai mendidik si buah hati.

Dalam masa pertumbuhan, orangtua mengambil peran yang sangat penting dalam mendidik anak. Nah, sebenarnya peran pendidikan ini tanggung jawab siapa? Tak harus ibu, ayah pun harus ikut berperan mendidik dan mencerdaskan buah hatinya.

"Anandi kalau belajar maunya sama saya, padahal kan ngajarin anak belajar itu tugas ayahnya, saya mah gak bisa, gak sabaran," ucap Ela Hartani, seorang ibu rumah tangga yang sedang menceritakan pola pengasuhan anak kepada temannya saat arisan, beberapa waktu lalu.

Psikolog anak Roslina Verauli MPsi menyebutkan, peran orangtua dalam pengasuhan anak kerap mengalami perubahan seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.

"Itu sebabnya, orangtua diharapkan mampu memahami tugas-tugas perkembangan anak untuk setiap tahap tumbuh kembangnya," tuturnya saat acara yang diadakan Frisian Flag dengan tema "Smart Parents Confrence" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Untuk menciptakan anak yang cerdas, orangtua harus terlebih dahulu memahami apa yang dimaksud dengan kecerdasan dan kemudian memahami perkembangan kognitif pada anak. Dengan demikian, orangtua khususnya ayah juga diharapkan menjadi fasilitator perkembangan anaknya.

Mengacu pada pakar psikologi perkembangan terkenal asal Swiss, Jean Piaget, Roslina menjelaskan, anak perlu melakukan aksi tertentu atas lingkungannya untuk dapat mengembangkan cara pandang yang kompleks dan cerdas atas setiap pengalamannya.

Dan sudah menjadi tugas orangtua untuk memberi anak pengalaman yang dibutuhkan anak agar mereka berkembang kecerdasannya. Setiap orangtua memiliki peranan yang besar bagi anak. Selama ini yang diketahui orangtua pada umumnya adalah peran mereka sebatas membesarkan dan melindungi anak agar kelak menjadi individu yang mandiri dan kompeten. Namun, seperti apa proses membesarkan anak, kerap menjadi tanda tanya.

"Yang dipikirkan orangtua adalah bagaimana mereka membesarkan anak dan menjadikannya sebagai individu yang mandiri dan berkualitas," ucap psikolog yang akrab disapa Vera ini.

Hal tersebut dapat dimaklumkan karena setiap orangtua membawa sejumlah kualitas pribadi dan berbagai kebutuhan yang kompleks dalam peranannya sebagai orangtua.

Sama halnya seperti anak, orangtua juga memiliki jenis kelamin dan temperamen yang berbeda sehingga turut memberikan cara-cara yang berbeda dalam pengasuhan.

"Bahkan lebih jauh, orangtua membawa serta pengalaman masa lalunya terdahulu saat diasuh orangtuanya semasa ia kecil, dan sejumlah nilai budaya yang membentuk apa yang mereka lakukan saat ini," papar Vera.

Selain itu, orangtua juga memiliki pola-pola kehidupan sosial, seperti hubungan bersama pasangan, keluarga besar, dan dunia kerja. Pola kehidupan sosial itulah yang secara otomatis dibawa dalam pengasuhan anak.

"Ini bukan hanya tugas ibu, tetapi kedua orangtua dalam membesarkan anak," tandasnya.

Mengingat peran jenis kelamin turut memengaruhi pola pengasuhan, dikatakan Vera, banyak sekali pertanyaan yang terlontar, apakah ayah dan ibu memiliki peran-peran yang berbeda dalam pengasuhan?

"Secara umum, ayah dan ibu memiliki peran yang sama dalam pengasuhan anak-anaknya. Namun, ada sedikit perbedaan sentuhan dari apa yang ditampilkan ayah dan ibu," ujar psikolog yang berpraktik di Empati Development Center.

Dalam menjadikan anak yang cerdas, harus diketahui terlebih dahulu apa itu kecerdasan. Vera menjelaskan, kecerdasan tak sebatas kecerdasan di sekolah yang terukur dari kemampuan anak dalam belajar membaca, berhitung, atau menggambar.

"Namun, lebih dari itu. Kecerdasan adalah kemampuan berpikir pada tingkatan yang lebih tinggi, yang mencakup pembentukan konsep, pemecahan masalah, kreativitas, memori, persepsi, dan masih banyak lagi," paparnya.

Ada sejumlah kemampuan kognitif atau kemampuan berpikir yang menggambarkan kecerdasan. Antara lain kemampuan untuk mengelompokkan pola, kemampuan memodifikasi perilaku agar lebih adaptif,kemampuan melakukan penalaran deduktif, kemampuan melakukan penalaran induktif, kemampuan mengembangkan konsep, dan kemampuan untuk memahami atau melihat keterkaitan pada sejumlah informasi.

Salah satu kemampuan yang sangat dikenal adalah kemampuan melakukan penalaran berpikir secaramatematis, seperti yang dimiliki Albert Einstein. Kecerdasan pada area ini dipercaya dapat mewakili kecerdasan pada area yang lain. Mengembangkan kecerdasan dalam melakukan kemampuan berpikir logis akan meningkatkan kecerdasan anak secara umum.

Meskipun sesungguhnya orangtua dapat mengembangkan berbagai kemampuan logika berpikir yang lain pada anak. Misalnya, logika berpikir dalam menganalisis masalah dalam sebuah cerita, dalam sebuah gambar atau balok,dalam sebuah gerakan tari atau senam, dalam sebuah irama lagu, dan masih banyak lagi.

"Kecerdasan merupakan kemampuan berpikir yang lebih advance. Untuk dapat meningkatkan kecerdasan anak, ayah pun perlu turut belajar memahami tahap perkembangan kemampuan berpikir pada setiap tahap usia anak," sebut psikolog yang berpraktik di Rumah Sakit Cengkareng, Jakarta Barat.

Selami kemampuan, apa yang sedang berkembang pada anaknya di usia tertentu. Dengan begitu, ayah dapat menentukan permainan dan kegiatan seperti apa yang dapat merangsang perkembangan kemampuan berpikir anak agar kecerdasannya tumbuh optimal.

Sumber: Mencerdaskan Anak, Ayah Pun Bisa Ikut Berperan